Senin, 05 November 2012

First Entri

Finally, ini blog kedua saya setelah saya memiliki blog kebbonarsis.blogspot.com
PROFIL
Anak dari pasangan mesra yang tak berlalu, Beliau adalah Agustinus Saptosunuwibowo dan Agustina Triyamti.
Punya adik super cerewet dan galak, Agnes Widiarty Rizky Septiyanti.
Dahulu sih alamat di Jalan Dempo Tengah 2 No. 35 Perumnas Mojosongo, Surakarta tapi setelah kena gusur dari keluarga sendiri (karna itu rumah Kakek-Nenek dari Ayah yang sudah meninggal) sekarang mengontrak rumah di Gambirsari, Kadipiro, gang sempit tanpa nomer rumah dan jalan yang pasti hehe. Never mind for us yang penting bisa buat tempat berteduh selama sedang mencari rumah idaman kami. Doakan deh semoga cepat punya rumah baru yang miring harga tetapi mewah dan artistik dalam segala sudut dan bentuk rumah, Amin :)
SEKOLAH
  1.  Saya pernah bersekolah SD di SD Mojosongo 3, dekat rumah yang dahulu. Bisa dikata SD ini adalah SD "orang ndeso" karena dekat sawah dan yang bersekolah disana pun kebanyakan anak orang desa yang hidup didekat sawah. Tapi bagi Saya never mind yang penting disitu saya menorehkan beberapa prestasi yang sedikit membaggakan orangtua Saya. Diantaranya, ikut lomba tari ditingkat Kota tapi entah juara berapa Saya lupa, juara 2 Paralel kelas 3 dan juara kelas selalu dari kelas 3-6, juara debat IPS waktu kelas 5 dan juara 3 Paralel waktu Ujian Nasional. Wah, agak sombong ya, maaf deh cuma cerita aja niih. 
  2. Setelah lulus SD saya bimbang dengan tujuan SMP yang akan saya pilih. Sebenernya Saya mantap dengan SMP N 7 Surakarta karena waktu itu Saya pikir akan mendapat nilai pas-pasan tetapi Tuhan berkehendak lain, Saya ditakdirkan tidak di SMP N 7 Surakarta tetapi di SMP N 4 Surakarta. Sempat was-was karena di SMP N 4 Surakarta Nilai yang melebihi saya sangat amat banyak dan Saya minder. Ternyata Tuhan punya reencana indah untuk Saya, akhirnya Saya diterima di SMP tersebut walapun 5 peringkat dari bawah. Singkat cerita di SMP N 4 Surakarta ini, sedikit pula prestasi yang saya torehkan untuk membahagia orangtua Saya karena itu adalah komitmen Saya dari kelas 3 SD sewaktu mulai masuk rank 5 besar. Saya sangat bersyukur disini karena teman-teman yang Saya miliki tidak semua membeda-bedakan derajat atas dasar pekerjaan orangtua mereka. Hanya satu waktu Saya bersekolah di SMPN 4 Surakarta, Saya harus buktikan bahwa anak seorang sopir taksi mampu menaruh prestasi sebanyak-banyaknya dan setinggi mungkin tanpa harus les dengan biaya sampai berpuluh-puluh juat rupiah. Singkat dari prestasi Saya, kelas 2 membintangi matematika yang satu kelas itu pada sama sekali tidak dong dengan materinya, Puji Tuhan banget les dengan Mbak Immah yang tidak mahal dapat menjadi bintang matenatika, dan ketika pertengahan kelas 3 Saya dan 5 orang teman Saya berhasil juara 1 tingkat Nasional untuk kejuaraan Storyboard dan juara 3 untuk pembuatan film yang berjudul "Ibuku Seorang Buruh Batik" bisa kalian lihat film ini di KWN INdonesia 2010, untuk perlombaan ini akan Saya bahas nanti deh. oiya, Saya juga mengalami keterpurukan dengan nilai bahasa Inggris yang terjelek satu kelas waktu kelas satu. OMG, itu sangat membuat Saya menjadi down tapi untung saja tidak terlalu lama dalam keadaan down tersebut. Untuk nilai Ujian Nasionalnya sendiri sih tidak begitu mengecewakan kecuali Bahasa Inggirs(lagi), yaaah ketika semua nilai 8,5 dan 9,0 lebih eeh kok ya Bahasa Inggrisnya 6 sekain. Tuhaaan, mimpi apa aku padahal dari semua mapel hanya Bahasa Inggris yang aku bener2 belajar. Tapi ya sudahlah sudah terlewatkan dan tidak dapat diulang lagi. Sedikit kecewa juga sih, lulus SMP tanpa prestasi rank Paralel tapi tetap Saya Syukuri. Setelah lulus SMP, Saya bimbang alias GALAU (heran deh kayaknya hidupku selalu GALAU melulu kalo soal pendidikan, nggak percaya? ntar aku jelasin kalo udah lulus SMK) sebenernya Saya mau lanjut ke SMA 3 RSBI yang pendaftarannya awal tapi Ayah nggak menyetujui entah apa penyebabnya, lalu Saya memilik SMF tetapi Ayah juga tidak menyetujui karena alasan biaya yang mahal, untung saja waktu itu Saya sudah punya PACAR yang mau memberi saran dan menjadi sopir untuk mencari SMK lain yang disarankan Ayah.
  3. Finally, setelah diantar ke semua SMK Negeri di Solo yang pada waktu Saya sama sekali tidak tahu SMK yang favorite dan terbaik mana, jangankan itu Saya saja tidak tahu menau SMK berapa saja yang ada di Kota ini. Akhirnya, Saya memilik SMK Negeri 6 Surakarta yang kata orang-orang SMK favorite di Solo. Disini Saya juga GALAU lagi untuk memilih kejuruan, pertama justru Saya memilih program Pemasaran karena Saya suka berdagang waktu SMP tetapi jurusan itu kata orang-orang kurang bagus, beranikan diri Saya memilih Akuntasi tetapi Saya berfikir lagi karena kelemahan Saya hitung-hitung jadi Saya urungkan niat itu pada akhirnya Saya memilih program Administrasi Perkantoran yang tidak terlalu rumit untuk mengikutinya.

1 komentar: